Laman

Selasa, 02 Maret 2010

Doa/Bacaan Wudhu


Assalamu'alaikum wr. wb.

Alhamdulillah...Allah masih memberikan saya kesempatan untuk menjumpai Anda melalui tulisan ini. Sholawat serta salam semoga tetap tercurah ke atas junjungan alam, penghulu alam Muhammad SAW beserta keluarga, sahabat, dan para pengikutnya.

Islam adalah agama yang detil, yang mengatur segala sendi kehidupan manusia. Tentu saja semuanya bertujuan agar manusia senantiasa mendapatkan ridho Allah, yang pada akhirnya akan mendapatkan balasan surga.

Secara garis besar bentuk penghambaan diri kepada Allah (ibadah) dibagi dua:
mahdhah dan ghair mahdhah. Semua bentuk ibadah ini telah dijabarkan dalam Al Qur'an dan Hadits. Adapun hal-hal yang belum secara tegas dijelaskan dalam Al Qur'an dan Hadits, maka akan diatur dalam Fiqh.

Selama ini sebagian orang fiqh itu hanya terbatas pada pengertian satu madzhab, misalnya Syafi'i, Maliki, atau yang lainnya. Benar, yang baru saja disebutkan memang dua dari empat madzhab utama yang dikenal dalam sejarah per-fiqh-an dunia, tapi di luar itu masih banyak madzhab-madzhab lain. Islam itu tidak sempit!

Berikut adalah posting doa berwudhu versi Syafi'iyyah. Sekali lagi, ini tidak perlu diklaim sebagai yang paling benar.
  1. Mencuci kedua tangan
اَللَّهُمَ احْفَظْ يَدَيَّ مِنْ مَعَاصِيْكَ كُلِّهَا
  • Berkumur
اَللَّهُمَّ أَعِنِّي عَلَى ذِكْرِكَ وَشُكْرِكَ وَحُسْنِ عِبَادَتِكَ
  • Membersihkan lubang hidung
اَللَّهُمَّ أَرِحْنِيْ رَائِحَةَ اْلجَنَّةِ وَأَنْتَ عَنِّيْ رَاضٍ
  • Niat
نَوَيْتُ اْلوُضُوْءَ لِرَفْعِ اْلحَدَثِ اْلأَصْغَرِ فَرْضًا ِللهِ تَعَالَى
  • Membasuh wajah
اَللَّهُمَّ بَيِّضْ وَجْهِيْ يَوْمَ تَبْيَضُّ وُجُوْهٌ وَتَسْوَدُّ وُجُوْهٌ
  • Mencuci lengan kanan
اَللَّهُمَّ أَعْطِنِيْ كِتَابِيْ بِيَمِيْنِيْ وَحَاسِبْنِيْ حِسَابًا يَسِيْرًا
  • Mencuci lengan kiri
اَللًّهُمَّ لاَ تُعْطِنِيْ كِتَابِيْ بِشِمَالِيْ وَلاَ مِنْ وَرَاءِ ظَهْرِيْ
  • Membasuh kepala
اَللَّهُمَّ حَرِّمْ شَعْرِيْ وَبَشَرِيْ عَلَى النَّارِ
  • Membersihkan telinga
اَللَّهُمَّ اجْعَلْنِيْ مِنَ الَّذِيْنَ يَسْتَمِعُوْنَ اْلقَوْلَ وَيَتَّبِعُوْنَ أَحْسَنَهُ
  • Mencuci kedua kaki
اَللَّهُمَّ ثَبِّتْ قَدَمَيَّ عَلَى صِرَاطٍ مُسْتَقِيْمٍ

Lalu disempurnakan dengan doa setelah wudhu

أَشْهَدُ أَنْ لاَ إِلَهَ إِلاَّ اللهُ وَحْدَهُ لاَ شَرِيْكَ لَهُ وَأَشْهَدُ أَنَّ مُحَمَّدًا عَبْدُهُ وَرَسُوْلُهُ
اَللَّهُمَّ اجْعَلْنِيْ مِنَ التَّوَّابِيْنَ وَاجْعَلْنِيْ مِنَ اْلمُتَطَهِّرِيْنَ

Demikian doa/bacaan dalam berwudhu. Semoga Anda bisa mengambil manfaatnya. Jika ada kesalahan/kekeliruan terutama dalam penulisannya, saya tunggu masukannya. Syukron jiddan

Jumat, 29 Januari 2010

(jalan) Allah itu (memang) misterius...

Tidak ada satu pun makhluk yang paham dan mengerti jalan (pikiran) Allah SWT. No way...orang 'kulon' bilang. Semua hal yang terjadi di alam semesta ini tak pernah luput dari pengetahuan al 'Aliim, seperti yang terurat dalam QS. Al An'am, 6: 59...
"Dan pada sisi Allah-lah kunci-kunci semua yang ghaib; tidak ada yang mengetahuinya kecuali Dia sendiri, dan Dia mengetahui apa yang di daratan dan di lautan, dan tiada sehelai daun pun yang gugur melainkan Dia mengetahuinya , dan tidak jatuh sebutir biji-pun dalam kegelapan bumi, dan tidak sesuatu yang basah atau yang kering, melainkan tertulis dalam kitab yang nyata "

Dan janji Allah juga - tentunya tidak akan pernah sama dengan janji manusia atau para elit politik - yang akan menanggung kehidupan setiap makhluknya selama manusia itu mau berusaha dan berdoa. Caranya bagaimana? Itu mah urusan Allah.

Tulisan in terinspirasi dari sebuah kejadian tragis yang dialami pasangan tua renta di kawasan Desa Pandanwangi kecamatan Tempeh, Lumajang. Muhammad dan Tiamah, nama pasangan renta itu, terkena selongsong roket yang diluncurkan pada uji coba roket (27/1) hasil karya anak bangsa. Roket-roket itu merupakan program Kementerian Riset dan Teknologi (KRT) bekerja sama dengan LAPAN dan PT Pindad.

Ironis memang, ketika sebagian anak bangsa kita tengah berbahagia dengan keberhasilan mereka meluncurkan roket, yang konon sudah dipesan China, dua orang yang tidak tahu apa-apa terkena selongsong roket. Roket-roket tersebut melenceng dari koordinat sasaran yang sudah ditentukan karena faktor angin yang terlalu kencang.

Mari kita kesampingkan dulu alasan itu karena alasan bisa dibuat -bahkan alasan bisa memperjelas kesalahan. Selalu ada hikmah dibalik segala sesuatu yang terjadi. Syukurlah pihak-pihak yang bertanggung jawab siap mempertanggungjawabkan 'kesalahan' yang sudah terjadi. Mereka menanggung semua biaya pengobatan dan menanggung kesejahteraan pasangan itu seumur hidup!

Subhanallah...inilah yang saya sebut (jalan) Allah (memang) misterius; Allah yang Maha Misterius!